Tiga tujuan perawatan di rumah untuk seorang anak dengan demam adalah untuk mengontrol suhu, mencegah dehidrasi, dan memantau penyakit yang serius atau yang mengancam nyawa.
Tujuan pertama adalah untuk membuat anak merasa nyaman dengan mengurangi demam di bawah 102 F (38,9 C) dengan obat-obatan dan mendandani anak secara tepat. Mandi air hangat juga dapat membantu tetapi harus digunakan tidak lebih dari 10 menit setiap jam.
Untuk memeriksa suhu anak, seseorang akan membutuhkan termometer. Berbagai jenis termometer tersedia, termasuk kaca, merkuri, digital, dan timpani (digunakan di telinga).
Kebanyakan dokter tidak merekomendasikan termometer timpani, karena penggunaannya di luar klinik tidak dapat diandalkan.
Termometer gelas bekerja dengan baik tetapi dapat rusak, dan mereka membutuhkan beberapa menit untuk mendapatkan pembacaan.
Termometer digital harganya murah dan memperoleh pembacaan dalam hitungan detik.
Yang terbaik adalah memeriksa suhu bayi atau balita secara rektal.
Pegang dada anak di bawah lutut Anda.
Sebarkan bokong dengan satu tangan dan masukkan termometer yang dilumasi dengan jelly yang larut dalam air tidak lebih dari 1 inci ke dalam rektum dengan tangan yang lain.
Suhu oral dapat diperoleh pada anak-anak yang lebih tua yang tidak bernapas mulut atau baru-baru ini mengkonsumsi minuman panas atau dingin.
Pemantauan dan pendokumentasian pola demam dicapai menggunakan termometer dan bagan buatan tangan.
Acetaminophen (Anak-anak Tylenol, Tempra) dan ibuprofen (Advil Anak, Motrin Anak-anak) digunakan untuk mengurangi demam.
Ikuti petunjuk dosis dan frekuensi yang tercetak pada label.
Ingatlah untuk terus memberikan obat selama setidaknya 24 jam atau demam biasanya akan kembali.
Jangan gunakan aspirin untuk mengobati demam pada anak-anak, terutama untuk demam dengan cacar air atau infeksi virus lainnya. Aspirin telah dikaitkan dengan gagal hati pada beberapa anak. Penggunaan ibuprofen juga telah dipertanyakan untuk mengobati cacar air.
Anak-anak tidak boleh overdressed di dalam ruangan, bahkan di musim dingin.
Overdressing menjaga tubuh dari pendinginan dengan evaporasi, radiasi, konduksi, atau konveksi.
Solusi yang paling praktis adalah mendandani anak dalam satu lapisan pakaian, lalu tutupi anak dengan selembar atau selimut tipis.
Mandi spons dalam air hangat akan membantu mengurangi demam.
Mandi seperti itu biasanya tidak diperlukan tetapi mungkin lebih cepat mengurangi demam.
Taruh anak dalam beberapa inci air hangat, dan gunakan spons atau kain lap untuk membasahi kulit tubuh dan lengan dan kaki.
Air itu sendiri tidak mendinginkan anak. Penguapan air dari kulit mendinginkan anak. Jadi, jangan menutupi anak dengan handuk basah, yang akan mencegah penguapan.
Bertentangan dengan obat rakyat yang populer, jangan pernah menggunakan alkohol dalam bak mandi atau di kulit untuk mengurangi demam. Alkohol biasanya berbahaya bagi anak-anak.
Tujuan kedua adalah menjaga agar anak tidak mengalami dehidrasi. Manusia kehilangan air ekstra dari kulit dan paru-paru saat demam.
Ajak anak untuk minum cairan bening tetapi tanpa kafein (dan bukan air). Air tidak mengandung elektrolit dan glukosa yang diperlukan. Cairan bening lainnya adalah sup ayam, Pedialyte, dan minuman rehidrasi lainnya yang tersedia di toko atau toko obat.
Teh tidak boleh diberikan karena, seperti halnya produk yang mengandung kafein, menyebabkan seseorang kehilangan air melalui buang air kecil dan dapat menyebabkan dehidrasi.
Seorang anak harus buang air kecil berwarna terang setidaknya setiap empat jam jika terhidrasi dengan baik.
Jika diare atau muntah mencegah seseorang menilai hidrasi, cari bantuan medis.
Tujuan ketiga adalah memantau anak untuk tanda-tanda penyakit yang serius atau mengancam nyawa.
Strategi yang baik adalah mengurangi suhu anak di bawah 102 F (39 C).
Selain itu, pastikan anak meminum cukup cairan bening (bukan air), sebaiknya Pedialyte, kaldu bening, ginger ale, atau Sprite.
Jika kedua kondisi ini terpenuhi dan anak masih tampak sakit, masalah yang lebih serius mungkin ada.
Jika seorang anak menolak untuk minum atau memiliki perubahan yang berkaitan dengan penampilan atau perilaku, carilah bantuan medis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar